Masjid Dibakar di Swedia, 5 Orang Terluka
Kepolisian Swedia melaporkan seseorang secara sengaja membakar sebuah masjid di Kota Eskilstuna pada Kamis 25 Desember 2014 siang waktu setempat. Insiden ini mencederai lima orang.
"Sekitar 15 sampai 20 orang sedang salat zuhur di masjid pada lantai bawah sebuah gedung hunian, ketika kebakaran terjadi di Hari Natal," kata juru bicara kepolisian setempat Lars Franzell seperti dilansir BBC yang dikutip Liputan6.com, Jumat (26/12/2014).
Sementara, media setempat melaporkan asap dan api keluar dari jendela sebelum petugas pemadam kebakaran mematikannya.
"Seorang saksi mata melihat seseorang melempar sesuatu melalui jendela gedung yang juga berfungsi sebagai masjid. Dan setelah itu terjadi kebakaran hebat," imbuh Franzell.
Ia pun mengungkapkan 5 orang dibawa ke rumah sakit untuk menangani cedera akibat menghirup asap dan luka. Sejauh ini Kepolisian Swedia memperlakukan kejadian tersebut sebagai kebakaran yang disengaja. Hanya saja belum seorang pun ditangkap.
Insiden terjadi di saat muncul perdebatan sengit di Swedia mengenai kebijakan imigrasi. Kelompok ekstrem kanan menginginkan pemotongan jumlah pencari suaka yang diizinkan masuk Swedia hingga 90%. Sedangkan partai moderat mendukung dipertahankannya kebijakan liberal negara tersebut.
Eskilstuna, yang dihuni banyak imigran, menjadi tempat bentrokan yang melibatkan kelompok neo-Nazi penentang kebijakan imigrasi Swedia permulaan tahun ini. (Ans)
"Sekitar 15 sampai 20 orang sedang salat zuhur di masjid pada lantai bawah sebuah gedung hunian, ketika kebakaran terjadi di Hari Natal," kata juru bicara kepolisian setempat Lars Franzell seperti dilansir BBC yang dikutip Liputan6.com, Jumat (26/12/2014).
Sementara, media setempat melaporkan asap dan api keluar dari jendela sebelum petugas pemadam kebakaran mematikannya.
"Seorang saksi mata melihat seseorang melempar sesuatu melalui jendela gedung yang juga berfungsi sebagai masjid. Dan setelah itu terjadi kebakaran hebat," imbuh Franzell.
Ia pun mengungkapkan 5 orang dibawa ke rumah sakit untuk menangani cedera akibat menghirup asap dan luka. Sejauh ini Kepolisian Swedia memperlakukan kejadian tersebut sebagai kebakaran yang disengaja. Hanya saja belum seorang pun ditangkap.
Insiden terjadi di saat muncul perdebatan sengit di Swedia mengenai kebijakan imigrasi. Kelompok ekstrem kanan menginginkan pemotongan jumlah pencari suaka yang diizinkan masuk Swedia hingga 90%. Sedangkan partai moderat mendukung dipertahankannya kebijakan liberal negara tersebut.
Eskilstuna, yang dihuni banyak imigran, menjadi tempat bentrokan yang melibatkan kelompok neo-Nazi penentang kebijakan imigrasi Swedia permulaan tahun ini. (Ans)
Sumber : liputan 6.com

Comments
Post a Comment